Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab Resmi Tersangka Penistaan Simbol Negara
Peristiwa

Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab Resmi Tersangka Penistaan Simbol Negara

Polda Jawa Barat (Jabar) menetapkan Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab sebagai tersangka kasus dugaan pencemaran nama dan penistaan simbol Negara. Penetapan status tersangka tersebut diputuskan berdasarkan gelar perkara ketiga tim penyidik Polda Jabar. Gelar perkara berlangsung hari ini Senin (30/1/2017) selama 7 jam dari pukul 11.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB.

“Hasil gelar perkara ini seluruhnya sudah masuk unsur, alat bukti sudah terpenuhi dan penetapan terhadap Rizieq Syihab dari saksi menjadi tersangka,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Jawa Barat Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus saat menggelar konperensi pers di Mapolda Jabar, Seperti dilansir Tempo (30/1/2017).

Sebelumnya Rizieq dilaporkan Sukmawati Soekarnoputri ke Badan Reserse Kriminal Mabes Polri pada Kamis (27/10/2016) atas tuduhan telah menghina Presiden pertama RI Soekarno dan Pancasila. Kasus kemudian dilimpahkan ke Polda Jawa Barat. Tuduhan penghinaan itu dilakukan Rizieq saat ia berceramah di Lapangan Gasibu Bandung pada 2011.

Dikutip dari Detik, Rizieq disangkakan melanggar Pasal 154 a KUHP tentang penodaan terhadap lambang negara dengan ancaman empat tahun penjara dan Pasal 320 KUHP tentang pencemaran terhadap orang yang sudah meninggal ancamannya sembilan bulan.

Penyidik Ditreskrimum Polda Jabar sendiri akan mulai memeriksa Rizieq sebagai tersangka pada pekan depan. “Secepatnya kita akan melakukan pemanggilan terhadap Rizieq Syihab. Dijadwalkan pekan depan pemanggilan pertama Rizieq untuk diperiksa sebagai tersangka,” kata Yusri.

Editor : Nopa Gunawan

 

Komentar Anda
Advertisement
Scroll Up