Mantan Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar Jadi Tersangka Dugaan Suap
Ekonomi dan Bisnis Peristiwa

Mantan Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar Jadi Tersangka Dugaan Suap

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar sebagai tersangka kasus dugaan suap pembelian pesawat Airbus A330.

Selain Emirsyah Satar, KPK juga menetapkan Beneficial Owner Connaught International, Soetikno Soedarjo.

“Setelah melakukan penyelidikan KPK menemukan bukti permulaan yang cukup adanya dugaan tindak pidana korupsi suap terkait dengan pengadaan pesawat dan mesin pesawat Airbus S.A.S dan Rolls Royce P.L.C. pada PT Garuda Indonesia,” kata Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif saat menggelar konferensi pers di kantornya, Kamis, 19 Januari 2017.

Dikutip dari Tempo.co (19/1/2017), Emirsyah diduga menerima suap dari Soetikno dalam bentuk uang sebesar Euro 1,2 juta dan US$ 180 ribu atau setara dengan Rp 20 miliar. Ia juga diduga menerima suap dalam bentuk barang senilai US$ 2 juta.

“Barang itu tersebar di Singapura dan Indonesia,” kata Syarif.

Suap itu diduga diberikan dalam rentang 2005-2014, saat Emirsyah masih menjabat sebagai Direktur Utama Garuda Indonesia. KPK menduga suap itu diberikan agar Emirsyah membeli mesin pesawat di Rolls Royce.

Rolls Royce merupakan produsen mobil terkenal asal Inggris, yang juga memproduksi mesin pesawat.

Emirsyah disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau pasal 12 huruf b atau pasal 11 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi, juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1, juncto Pasal 64 ayat 1 KUHPidana.

Sedangkan Soetikno sebagai pemberi disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13  Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi, juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1, juncto Pasal 64 ayat 1 KUHPidana.

KPK akan bekerja sama secara intensif dengan Serious Fraud Office (SFO) di Inggris dan Corrupt Practice Investigation Bureau (CPIB) di Singapura. Karena perkara ini tergolong korupsi lintas batas negara atau transnasional.

Editor : Nopa Gunawan

Komentar Anda
Advertisement
Scroll Up