Megawati dilaporkan Terkait Dugaan Penistaan Agama oleh Baharuzaman
Peristiwa

Megawati dilaporkan Terkait Dugaan Penistaan Agama oleh Baharuzaman

Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri dilaporkan ke Bareskrim Polri terkait dengan dugaan penistaan agama. Humas LSM Aliansi Anak Bangsa Gerakan Anti Penodaan Agama, Baharuzaman mengatakan, pelaporan terhadap Megawati Soekarnoputri didasarkan atas dugaan penodaan agama.

Laporan tersebut diterima dengan nomor LP/79/1/2017/Bareskrim pada Senin (23/1/2017) kemarin. Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul membenarkan laporan tersebut.

Mengutip Detik.com (24/1/2017), Dalam pelaporan tersebut, Baharuzaman membawa tiga keping CD yang berisi video rekaman Megawati pada saat HUT PDIP ke-44 sebagai barang bukti yang diserahkan kepada pihak kepolisian.

“CD rekaman pidato Ibu Megawati, ada 3 keping,” jelas Martinus.

Sementara dikutip dari Kompas.com (24/1/2017), Baharuzaman menganggap Megawati menodakan agama saat berpidato pada HUT ke 44 PDIP, Selasa (10/1/2017). Baharuzaman juga merasa tersakiti dengan penggalan kalimat yang disampaikan putri presiden pertama RI Sukarno itu.

Adapun kalimat yang diucapkan Megawati yang dianggap menoda agama adalah, “… di sisi lain, para pemimpin yang menganut ideologi tertutup pun memosisikan dirinya sebagai pembawa “self fulfilling prophecy”, para peramal masa depan. Mereka dengan fasih meramalkan yang akan pasti terjadi di masa yang akan datang, termasuk dalam kehidupan setelah dunia fana, yang notabene mereka sendiri belum pernah melihatnya,”.

Menurut Baharuzaman, dunia setelah fana merupakan salah satu keyakinan umat Islam yang juga disebutkan dalam rukun iman, yakni mengenai kehidupan akhirat.

“Karena setelah dunia fana ini berati dalam arti kata Muslim adalah hari akhir, hari kemudian, alam akhirat. Dan tentang alam akhirat itu tercantum dalam rukun iman, yaitu yang kelima. Rukun iman sendiri ada di dalam Al-Quran yang merupakan firman Allah,” ujar Baharuzaman dalam konferensi pers di bilangan Tebet, Jakarta Selatan (24/1/2017).

Editor : Nopa Gunawan

Komentar Anda
Advertisement
Scroll Up