Menkeu : Asal untuk Investasi, tak Masalah Banyak Utang
Ekonomi dan Bisnis

Menkeu : Asal untuk Investasi, tak Masalah Banyak Utang

Dikatakan Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati , Pemerintah di tahun ini masih akan gencar menerbitkan utang baru, baik itu utang bilateral atau pun utang dengan Surat Berharga Negara (SBN).

Menurut Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, utang yang saat ini dimiliki pemerintah diklaimnya masih relatif aman. Apalagi jika dikaitkan dengan rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dinilainya masih sangat kecil, seperti dilansir Aktual.com.

“Bagi saya, selama kita ngutang kemudian untuk investasi maka utang itu tak masalah. Yang jadi bencana jika utang banyak tapi tak digunakan investasi. Akan semakin jadi beban,” ujar Menkeu di Jakarta, Jumat (3/2).

Menurutnya, dalam melihat utang itu pemerintah sama sikapnya seperti para pelaku usaha yang berencana untuk ngutang. “Jadi sama (seperti pengusaha), kalau ngutang tapi tak diputar untuk investasi ya akan menjadi disaster (bencana). Investasi dengan mengembangkan proyek infrastruktur,” papar dia.

Menkeu kerap membanggakan diri bahwa debt to equity ratio (DER) atau rasio utang terhadap PDB masih rendah di kisaran 27-28 persen. Sementara negara-maju lainnya justru rasionya sangat tinggi.

Sebelumnya, Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu, Robert Pakpahan berencana untuk menerbitkan Surat Berharga Negara pada tahun 2017 ini mencapai Rp597,035 triliun. Dari jumlah tersebut, total penerbitan SBN Netto ditargetkan sebesar Rp399,8 triliun.

Komentar Anda
Advertisement
Scroll Up