Pemerintah Berencana Kenakan Pajak Tinggi untuk Tanah Menganggur, Ini Tanggapan Pengusaha
Ekonomi dan Bisnis

Pemerintah Berencana Kenakan Pajak Tinggi untuk Tanah Menganggur, Ini Tanggapan Pengusaha

Sebelumnya pemerintah melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) berencana mengenakan pajak tanah menganggur.  Menteri ATR Sofyan Djalil mengatakan, pengenaan pajak ini sebenarnya merupakan usulan dari pihaknya. Tujuannya agar masyarakat tidak berspekulasi dan berinvestasi pada lahan yang akan digunakan dalam proyek infrastruktur yang tengah digenjot pemerintah.

“Masukan dari ATR adalah bagimana tanah tidak jadi objek spekulasi. Karena harga tanah naiknya gila-gilaan orang mengharap capital gain tapi tidak melakukan apa-apa. Ada proyek pemerintah orang berebutan beli tanah dulu. Itu yang tidak kita inginkan,” ujar dia di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (24/1/2017), Seperti dilansir Liputan6.com

Sofyan menyatakan, agar kebijakan ini bisa berjalan, maka harus dimasukkan ke dalam Undang-Undang (UU) Pertanahan. Hal tersebut untuk menghindari gugatan dari pemilik tanah karena keberatan dengan adanya kebijakan ini.

“Itu harus ada UU-nya. UU pertanahan akan kita masukkan itu sebagai dasar agar nanti ada ketentuan perpajakannya,” tandas dia.

Rencana ini pun mendapat tanggapan dari Pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dan memberi respon positif.  Penerapan pajak progresif pada tanah yang menganggur menurut Kadin hal ini akan mencegah aksi spekulan tanah.

“Ini kan salah satu cara untu supaya tidak terjadi konsentrasi kepemilikan tanah dalam satu pihak dan tentunya menurut saya itu hal yang positif. Itu akan mendorong kita pertama mencegah spekulan,” kata Ketua umum Kadin Rosan P. Roeslani dalam acara Indonesian Economic Outlook 2017, di Jakarta, Selasa (24/1/2017).

Dia mengatakan, ketentuan ini membuat orang tak berpikir lagi melakukan spekulasi tanah. Kemudian, tanah tersebut dialihkan untuk sektor produktif.

Editor : Nopa Gunawan

Komentar Anda
Advertisement
Scroll Up