Tim Pemenangan Anies Baswedan Lapor Balik KAMERAD ke Polda Metro Jaya
Politik

Tim Pemenangan Anies Baswedan Lapor Balik KAMERAD ke Polda Metro Jaya

Laporan Komite Aksi Mahasiswa untuk Reformasi dan Demokrasi (KAMERAD) ke KPK terkait dugaan suap Anies Baswedan mendapat tanggapan dari tim Pemenangan pasangan calon Gubernur-Wagub DKI Jakarta nomor urut 3 Anies-Sandi. Mereka melaporkan KAMERAD dengan dugaan pencemaran nama baik atau fitnah ke Polda Metro Jaya.

“Kita laporkan mereka karena aksinya mencemarkan nama baik Anies-Sandiaga,” kata Ketua Tim Advokasi Pemenangan Anies-Sandiaga, Agus Otto di Polda Metro Jaya, seperti dilansir Antara (31/1/2017).

Ia menuturkan laporan itu akan ditindaklanjuti karena sudah masuk ke ranah hukum terkait dugaan pencemaran nama baik.

Otto memastikan Anies tidak pernah menerima kiriman sejumlah uang dari Abdillah untuk fee proyek VSAT pada Kementerian Komunikasi dan Informasi yang dituduhkan Kamerad.

Ia menduga aksi Kamerad untuk membunuh karakter Anies terkait pencalonan sebagai Gubernur Pilkada DKI Jakarta 2017.

“Tujuannya untuk membunuh karakter Anies agar tidak dipilih masyarakat, jadi ini kampanye hitam,” ujar Otto.

Baca : Anies Baswedan Dilaporkan Ke-KPK, Dugaan Makelar Proyek Kemenkominfo

Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah mahasiswa yang mengatasnamakan diri Komite Aksi Mahasiswa untuk Reformasi dan Demokrasi (KAMERAD) melaporkan Anies Baswedan yang juga merupakan Calon Gubernur DKI Jakarta ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (30/1).

Kamerad menduga Anies menerima suap Rp 5 miliar dari pengusaha Yudi Setiawan dalam proyek VSAT atau komunikasi jarak jauh berbasis satelit yang dilakukan Kementerian Komunikasi dan Informatika pada 2012 lalu. Uang itu dikirim ke rekening Abdillah Rasyid Baswedan.

Editor : Nopa Gunawan

Komentar Anda
Advertisement
Scroll Up